Minggu, 29 Oktober 2023

Foto Kegiatan Pengurus Fans Base GP September 2023

Pengurus Papua Barat Daya Sorong
Pengurus Korcab Purwakarta, bersama PDIP Cabang Purwakarta 
Pengurus Fans Base GP Kota Jaya Pura
Fans Base GP Koordinator Pandeglang
Ketua Koordinator Cabang Kota Bekasi (Fans Base GP Bekasi) 
Fans Base GP saat mengadakan sunatan Massal.. di Kota Tangerang

Fans Base GP Kota Jayapura potong tumpeng syukuran, atas Pasangan Capres Cawapres Ganjar Mahfudz 

Sabtu, 02 September 2023

Ganjar Akan Tingkatkan Porsi APBN untuk Dukung Industri Ekraf


JAKARTA - Bakal calon presiden (Bacapres) Ganjar Pranowo menilai porsi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) untuk ekonomi kreatif (ekraf) bisa ditingkatkan. Hal ini demi mendukung pengembangan pelaku dan industri Ekraf nasional. Karenanya, Ganjar akan meningkatkan porsi APBN untuk mendukung pengembangan ekraf.
 
“(Porsi APBN Ekraf) Sangat mungkin sekali ditingkatkan,” kata Ganjar seusai menjadi pembicara dalam acara Road to Idea Fest, di Jakarta, Kamis (31/8/2023).
 
Saat ini, porsi belanja negara untuk pariwisata dan ekonomi kreatif sebesar Rp3,6 triliun atau sekitar 0,16 persen dari total APBN.
 
Sementara, menurut Ganjar, berdasarkan masukan dari para pelaku ekraf, salah satu permasalahan utama penguatan industri ekraf saat ini adalah dukungan dari pemerintah untuk pembiayaan. Misalnya, untuk pembuatan event berskala nasional yang menurutnya potensial untuk dikembangkan, lantaran sudah banyak event yang terselenggara dengan bagus seperti Pestapora.
 
“Cuma keluhannya sama, dukungan pemerintah. Makanya, dukungan apa yang diperlukan? Uang. Maka, perlu budget, perlu anggaran, untuk bisa membuka ruang festival agar industri kreatif kita bisa muncul,” kata Ganjar.
 
Lebih lanjut, Ganjar menyatakan ada empat solusi lain yang bisa dilakukan untuk menguatkan industri ekraf nasional. Pertama, lebih menghargai karya para seniman dengan meningkatkan edukasi dan kesadaran tentang Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
 
“Kedua memberikan kemudahan perizinan, karena izin ini sulit sekali,” kata Ganjar.
 
Solusi ketiga, kata Ganjar, adalah membuat program talent scouting atau pencarian bakat anak-anak kreatif di negeri ini yang menurutnya cukup banyak.
 
“Perlu dibuat peluang agar mereka bisa mendunia dan ini bisa dilakukan kolaborasi. Kita menyekolahkan anak-anak berbakat ke luar atau mengundang guru ke dalam atau menaikkan mereka yang sudah benar-benar menjadi sangat profesional,” kata Ganjar.
 
Terakhir, adalah dengan menjadikan para seniman sebagai diplomat. Hal ini bertujuan untuk semakin memperkenalkan industri ekraf Indonesia ke percaturan dunia. Sehingga, industri ekraf nasional yang potensinya sudah besar bisa mengikuti jejak ekraf Korea Selatan yang sudah berhasil mendunia.
 
“Banyak seniman kita hebat berkelas dunia, kenapa kita tidak memanfaatkan itu. Mereka dipuja di seluruh dunia dan itu pasti akan menjadi brand, tidak hanya untuk dirinya, tapi kalau kita tarik untuk negara, kita bisa berkolaborasi menyampaikan pesan tentang Indonesia ke luar,” kata Ganjar.
 
Sebelumnya, dalam acara Road to Idea Fest, Ganjar menjadi pembicara tentang penguatan 'Industri Kreatif dan Kekayaan Intelektual Nasional'. Hadir dalam acara tersebut juga Pendiri Pestapora, Kiki “Aulia” Ucup dan sineas Gina S. Noer.
 
Ganjar dalam kesempatan itu pun menyampaikan komitmennya mengembangkan Industri Ekraf dan siap berkolaborasi dengan para pelaku kreatif.

#FansBaseGP
#FansBaseGanjarPranowo
#F-GPJaya

Minggu, 27 Agustus 2023

Cerita Ganjar Jual Celana Demi Nonton Konser

JAKARTA - Ratusan artis, penyanyi, dan pelaku industri kreatif tanah air berkumpul di Jalan Tangkas Baru, Setiabudi Jakarta Selatan, Minggu (27/8). Dengan antusias, mereka berkumpul untuk meresmikan rumah kreatif bernama Rumah Kita Extravaganjar.

Digawangi Adi 'Kla Project', ratusan artis, di antaranya Ian Antono, Once Mekel, Anang Hermansyah, Bang Prend, Budi Ace, Ruth Sahanaya, Nabila Syaqieb. Lalu, Aldo Musicman, Ade Andrini, Ayu Tantri, PapaJeff, dan ratusan artis lainnya itu sepakat menjadikan tempat itu sebagai posko pemenangan Capres 2024, Ganjar Pranowo. 
Selain itu, Rumah Kita Extravaganjar akan dijadikan tempat kreatif bagi seluruh insan seni Tanah Air untuk mengembangkan bakat dan minatnya di dalam berkesenian.

Awalnya, baik panitia maupun ratusan artis itu mengundang Ganjar untuk datang. Namun karena suatu halangan, Ganjar mengatakan tak bisa hadir. Ia hanya mengirimkan video ucapan selamat atas peresmian Rumah Kita Extravaganjar.
Namun ternyata, Ganjar menyempatkan hadir secara langsung ke tempat itu. Jelas saja, hal itu membuat geger ratusan artis dan masyarakat yang ada di sana.

"Pak Ganjar datang, katanya nggak bisa hadir pak. Wah makasih banyak pak," kata Adi Kla Project.

Ganjar kemudian diberikan kehormatan untuk meresmikan Rumah Kita Extravaganjar. Didampingi artis-artis senior, Ganjar meresmikan dengan menscan barcode yang kemudian membuat tirai penutup papan nama terbuka.
"Hari ini saya sangat senang, bisa bertemu artis-artis hebat Tanah Air. Saya itu pecinta musik rock, band kesukaan saya itu Deep Purple. Tapi karena nggak bisa nonton konsernya, biasanya saya nonton God Bless. Makanya senang sekali hari ini bisa ketemu langsung sama mas Ian Antono," kata Ganjar.

Saking senangnya dengan God Bless, Ganjar selalu berusaha hadir setiap Ian Antono dkk tampil. Waktu itu, ia sampai menjual celana dan jaket milik bapaknya demi menonton konser God Bless.
"Dan sekarang saya senang sekali, merasa terharu sekaligus bangga karena bisa bertemu artis-artis hebat di sini," ucapnya.

Ganjar juga mengapresiasi pendirian Rumah Kita Extravaganjar yang digagas para artis, musisi, penyanyi dan pelaku industri kreatif tanah air itu. Ia berharap, tempat itu menjadi tempat anak-anak kreatif mengekspresikan semua karyanya.

"Anak-anak kreatif bisa nongkrong di sini, diskusi, ngobrol lebih jauh soal perkembangan industri kreatif tanah air. Bicara royalti, perlindungan artis dan lainnya," jelasnya.

Ganjar juga berharap tempat itu menjadi rumah aspirasi bagi para pelaku industri kreatif tanah air. Segala persoalan dibahas di situ untuk menjadi sebuah rekomendasi.

"Kemudian mereka ketemu saya dan bisa memberikan policy brief untuk kemajuan bersama," pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Relawan Extravaganjar, Adi 'Kla Project' mengatakan, tujuannya mendirikan Rumah Kita Extravaganjar adalah untuk wadah kreatif bagi anak muda, artis, seniman dan pelaku industri musik tanah air untuk berkarya. 

"Selain itu, rumah ini juga kami jadikan posko untuk pemenangan mas Ganjar. Kami akan jadikan tempat ini sebagai rumah aspirasi. Setiap ada usulan atau masukan akan dibicarakan di tempat ini untuk kemudian diserahkan ke mas Ganjar ketika kelak ia menjadi presiden," ucapnya.

#FansBaseGP
#F-GP
#GanjarPresiden 💪💪

Sabtu, 19 Agustus 2023

Acara Anggota Fans Base GP di berbagai Kota, Yuk Intip Kegiatan Mereka dalam mengisi HUT RI 78

Srikandi Fans Base GP ikut Jalan Sehat
Forumgeneekbb sebagain besar anggota Fans Base GP Guys

Konser di Jln Diponegoro 72 juga diramaikan teman2 Fans Base GP 

Merdeka... 

Sunatan Massal digelar Fans Base GP Bersama GMTI di Gor Pabuaran Banten

Minggu, 13 Agustus 2023 
Menjadi momentum bagi Relawan Fans Base GP dalam memperingati HUT RI ke 78 

Bersama GMTI Generasi Muda Tao Indonesia, Relawan Fans Base GP menggelar Sunatan Massal di Gor Pabuaran Banten, 

30 Anak, menjadi peserta Sunatan Massal, Berbekal semangat dan Gotong Royong terwujud acara Bakti Sosial yang di usung bersama sama. 
Dihadiri oleh Ibu Rita dan Ibu Junidar dari TIM TKRPP Profinsi Banten, 
Salam serta pesan dari Ketua Umum Fans Base GP Arum Yunita Murwaningsih, agar relawan Fans Base GP tetap semangat dalam melakukan Aksi sosial, dan melakukan kampanye simpatik memperkenalkan Bapak Ganjar sebagai Capres RI 2024. Hal ini disampaikan oleh ketua Korwil Banten Bapak Wahyu KoesBiantoro... 
Dihadiri pula oleh seluruh panitia beserta pengurus korwil korcab kota tangerang, dan Banten. 

Ucapan terimakasih kepada ketua panitia, Bapak Basri beserta kawan kawan atas terseleanggaranya acara ini. 

Ke depan akan banyak acara acata menarik yang dilakukan oleh relawan Fans Base GP, dalam mempublikasi, mempererat solidaritas, dan memperkuat jaringan. 

#FansBaseGP
#F-GP 

Ganjar Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat Jawa Tengah

Ganjar Bungkukkan Badan Ucapkan Terima Kasih pada Masyarakat Jawa Tengah
BREBES - Suasana penuh haru tersaji dalam upacara peringatan HUT ke-78 Provinsi Jawa Tengah yang digelar di alun-alun Brebes, Sabtu (19/8/2023). Sebab, upacara itu adalah upacara terakhir Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.

Ganjar yang dilantik pada 2013 lalu sudah 10 tahun menjabat sebagai Gubernur Jateng. Tepat pada 5 September 2023 nanti, Ganjar sudah pensiun menjadi orang nomor satu di provinsi itu.

Dalam pidatonya, Ganjar menyampaikan pamit. Ia menyampaikan terima kasih kepada seluruh masyarakat Jateng. Ia juga menyampaikan terima kasih kepada para Ketua RT dan RW, lurah dan kepala desa, para camat, para anggota dewan, bupati dan wali kota, TNI, Polri, Kejaksaan dan seluruh Forkopimda. Juga tak lupa pelajar dan mahasiswa, insan media, para tokoh dan aktivis, serta organisasi kemasyarakatan seluruhnya. 

"Selaku pribadi saya ingin mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada bapak ibu dan saudara semua. Terimalah penghormatan saya yang setinggi-tingginya atas pengabdian, ketulusan, dan kerja keras panjenengan. Saya bangga dan terhormat bekerja bersama panjenengan semua," kata Ganjar sambil membungkukkan badan di hadapan masyarakat memberi penghormatan.

Ganjar nampak terbata menyampaikan penghormatan itu. Ia sempat berhenti sejenak karena menahan haru. Tepuk tangan langsung bergemuruh dari masyarakat Brebes yang hadir di sana.

Ganjar mengatakan, peran masyarakat Jateng begitu besar dalam suksesi kepemimpinannya. Saat ini, Jateng telah berubah menjadi salah satu provinsi terbaik di Indonesia.

"Karena pada masa-masa awal menjabat dulu, banyak sekali yang menilai saya dan panjenengan semua tidak akan pernah membuat Jawa Tengah maju dan berkembang. Tapi kita tidak ciut. Kita tidak gentar. Penilaian buruk itu justru memicu adrenalin kita semua bekerja super keras," ucapnya.

Kerja keras dilakukan untuk memperbaiki itu. Semua sektor digarap, mulai infrastruktur, UMKM, pemberantasan korupsi, memperbaiki pelayanan publik dan meningkatkan sumber daya manusia yang berkualitas.

"Dan alhamdulillah, berkat kerja keras panjenengan semua, saat ini Jawa Tengah banyak dijadikan role model pembangunan nasional di berbagai sektor. Kita juga bisa melihat, saat ini banyak orang yang kagum pada perkembangan serta kerukunan yang ada di Jawa Tengah," ucapnya.

Ganjar juga bersyukur, reformasi birokrasi Jawa Tengah dinilai memiliki pencapaian terbaik. Pelayanan yang mudah dan cepat bagi masyarakat telah dirasakan manfaatnya. Untuk itu Ganjar meminta agar hal yang baik itu tetap dipertahankan.

"Saya percaya, kesadaran ini telah bersemayam dalam ruang pengabdian di hati bapak-ibu semuanya. Maka tak ada sedikitpun keraguan di hati saya, bahwa seluruh kerja baik ini tidak akan luntur selepas saya turun pada 5 September nanti sebagai gubernur. Karena yang kita bangun bukan sekadar ketaatan apalagi ketakutan pada pimpinan, melainkan sebuah pengabdian yang terejawantah menjadi sistem dan budaya yang kuat," pungkasnya.

#FansBaseGP
#F-GP
#GPForRI

 ðŸ’ªðŸ’ªðŸ¥°❤️

Jumat, 11 Agustus 2023

Ganjar Ajak Istri Menginap di Rumah Buruh Serabutan di Cilacap


CILACAP - Kegiatan menginap di rumah warga menjadi kebiasaan Gubenur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo. Hampir setiap seminggu sekali, Ganjar berkunjung ke desa-desa dan menginap di salah satu rumah warga. Ia bermalam sambil menyerap aspirasi dari masyarakat.

Pekan lalu Ganjar menginap di rumah Noviana (26), penjual es di Kabupaten Pati. Kali ini, Ganjar mengajak istrinya, Siti Atikoh menginap di rumah Marsono (38), buruh serabutan asal Desa Karangsari, Kecamatan Adipala, Kabupaten Cilacap. Baik Noviana maupun Marsono adalah penerima bantuan perumahan Tuku Lemah Oleh Omah yang digagas Ganjar.
Rumah-rumah yang ditempati Ganjar menginap sangatlah sederhana. Tak ada perabotan mewah di rumah itu. Kamar juga hanya kamar sederhana, tanpa AC, televisi. Meski begitu, Ganjar selalu nyaman di sana.

Marsono, sang pemilik rumah pun tak menyangka, bahwa 'gubuk' sederhananya akan dijadikan Ganjar menginap.
"Ya tidak menyangka Pak Ganjar mau menginap di rumah sederhana milik saya. Ini kebanggaan buat saya, seorang buruh serabutan tapi didatangi tamu istimewa dan mau menginap bersama keluarga saya di rumah sederhana ini," kata Marsono.

Saat rumahnya didatangi kepala desa dan memberitahukan bahwa Ganjar akan menginap di sana, Marsono awalnya tak percaya. Bagaimana mungkin seorang pejabat mau tinggal di rumah sederhananya itu.

Namun setelah dipastikan, ia akhirnya yakin. Meski begitu, ia juga merasa khawatir jika rumahnya tak layk untuk Ganjar. Berkali-kali ia memastikan ke kades terkait info itu.

"Akhirnya saya dibantu warga sekitar gotong royong, menyiapkan yang terbaik buat Pak Ganjar. Ya meskipun saya yakin, ini jauh dari kata layak," jelasnya.

Namun begitu Ganjar dan istri tiba di rumahnya, rasa khawatir Marsono langsung sirna. Ternyata Ganjar bukan seperti pejabat lainnya. Ia tak mempersoalkan tempatnya tidur. Bahkan saat datang, Ganjar mau duduk lesehan beralaskan tikar di rumah sederhananya itu.

"Pak Ganjar dan ibu ternyata memang merakyat, benar-benar merakyat, bisa bersatu dengan rakyat. Tidak ada sekat dan menerima apa adanya," ucapnya.

Marsono juga mengucapkan terima kasih ke Ganjar atas program Tuku Lemah Oleh Omah. Tanpa program itu, mungkin dirinya sampai saat ini masih tinggal di rumah orangtua.

"Sekarang sudah nyaman, bisa tinggal di rumah sendiri berkat bantuan Pak Ganjar. Terimakasih banyak pak," pungkasnya.

Ganjar menghabiskan satu malam bersama warga Karangsari, Kecamatan Adipala, Cilacap. Ia datang untuk ngobrol dan mendengar curhat warga sambil menginap di sana.

Saat ngobrol itu, Ganjar mendengarkan permasalahan yang dihadapi warga. Informasi yang ia dapat lebih lengkap karena berasal dari sumbernya langsung. Beberapa langsung bisa diatasi, sehingga masyarakat begitu senang dengan cara Ganjar itu.

"Ini sambil mengecek program Tuku Lemah Oleh Omah. Ternyata rumahnya sudah jadi, bentuknya bagus dan nyaman. Jadi kalau mereka penerima DTKS bisa membeli tanah dan kemudian kita bantu membangun rumah, rasanya bisa memberikan ruang akomodasi yang lebih nyaman untuk masyarakat," katanya.

Ganjar begitu senang dengan sambutan masyarakat yang luar biasa padanya. Meski datang tengah malam, warga tetap setia menyambut dan bahagia.

"Selalu menarik kalau di desa itu, kalau ada tamu mereka mau menunggu lama. Ada ketulusan dan keikhlasan, bercanda bersama. Suasananya guyub rukun dan ngangeni," ucapnya.

Ganjar juga tidak mempersoalkan tinggal di desa. Sebagai orang dulu juga hidup di Desa, Ganjar sudah terbiasa dengan kondisi itu.

"Saat di desa seperti ini, saya membayangkan saat kecil dulu di desa ya begitu. Suasananya ngangeni, bisa ngobrol, nyanyi bareng dan bercanda dengan masyarakat. Dan hari ini saya datang ke desa, bisa ngobrol dengan masyarakat dan sambutannya luar biasa. Sampai jam 1 malam, warga tetap antusias," pungkasnya.

#FansBaseGP
#FansBaseGanjarPranowo

Foto Kegiatan Pengurus Fans Base GP September 2023

Pengurus Papua Barat Daya Sorong Pengurus Korcab Purwakarta, bersama PDIP Cabang Purwakarta  ...